Museum Keris DiJakarta
Viewed times Report
Keris adalah sesuatu yang sangat erat khususnya dengan kultur Jawa. Dalam �Legenda Jawa� dikatakan, bahwa untuk menjadi seorang pria yang sejati, maka seseorang harus memiliki lima hal, yakni: sebuah keris pusaka; seekor kuda; burung peliharaan; seorang wanita dan sebuah rumah. Museum Neka Koleksi 272 Bilah Keris
MUSEUM Neka di perkampungan seniman Ubud, Bali, tercatat memiliki 272 bilah keris pusaka yang dipajang dalam dua ruangan yang khusus disediakan untuk mengoleksi benda-benda sakral.
"Selain keris, pada lima ruangan yang lain juga dipajang 312 koleksi karya lukis dan patung yang ditata sedemikian rupa menjadi satu kesatuan yang utuh," kata Pande Wayan Suteja Neka, pendiri, pemilik dan pengelola Museum Neka, di Denpasar, Senin (21/6).
Ia mengatakan, ratusan koleksi keris yang diburu dan dikumpulkan selama lebih 50 tahun itu dilestarikan dalam pengembangan museum Neka yang dibangun 28 tahun silam.
"Sejumlah keris hasil karya Empu masa lalu, berhasil kami koleksi. Para memiliknya tidak bekeratan melepas koleksi kerisnya, karena tahu akan kami lestarikan," ujar Pande.
Puluhan keris garapan empu masa lalu maupun masa kini, dipajang berdampingan di museum Neka dengan harapan dapat dijadikan pembanding dan dorongan bagi perajin dan seniman keris untuk lebih meningkatkan kreativitasnya.
Pande mengaku, awalnya membeli dua bilah keris pada tahun 1970-an dengan berlambang singa barong lekuk sebelas dan bersimbul Nagasasra leluk 13.
"Selain keris, pada lima ruangan yang lain juga dipajang 312 koleksi karya lukis dan patung yang ditata sedemikian rupa menjadi satu kesatuan yang utuh," kata Pande Wayan Suteja Neka, pendiri, pemilik dan pengelola Museum Neka, di Denpasar, Senin (21/6).
Ia mengatakan, ratusan koleksi keris yang diburu dan dikumpulkan selama lebih 50 tahun itu dilestarikan dalam pengembangan museum Neka yang dibangun 28 tahun silam.
"Sejumlah keris hasil karya Empu masa lalu, berhasil kami koleksi. Para memiliknya tidak bekeratan melepas koleksi kerisnya, karena tahu akan kami lestarikan," ujar Pande.
Puluhan keris garapan empu masa lalu maupun masa kini, dipajang berdampingan di museum Neka dengan harapan dapat dijadikan pembanding dan dorongan bagi perajin dan seniman keris untuk lebih meningkatkan kreativitasnya.
Pande mengaku, awalnya membeli dua bilah keris pada tahun 1970-an dengan berlambang singa barong lekuk sebelas dan bersimbul Nagasasra leluk 13.
Sumber : - http://www.lintas.me/article/navigasi.net/museum-keris-dijakarta/1
-http://www.mediaindonesia.com/mediatravelista/index.php/read/2010/06/24/938/1/Museum- Neka-Koleksi-272-Bilah-Keris
Tidak ada komentar:
Posting Komentar